Senin, 08 Oktober 2012

Wanita Ingin Dimengerti

Apa sih yang dimaksud dengan menstruasi itu ?
Menstruasi atau haid seringkali disebut kaum cewek ”datang bulan ”, definisi teoritisnya adalah : pelepasan dinding endometrium (dinding dari lapisan rahim) disertai keluarnya darah terjadi secara periodik dan teratur tiap bulan.

Mengapa saat menstruasi ada yang mengeluh nyeri atau kram perut ?
Nyeri pada perut saat menstruasi (dismenorhoe) ini akibat dari gerakan otot rahim yang berusaha mengeluarkan darah menstruasi. Sensasi nyeri ini tidak lepas dari pengaruh suatu zat kimiawi yang diproduksi secara alami oleh tubuh bernama hormon prostaglandin. Nyeri atau kram perut (spasme) biasanya terasa mulai sejak sebelum menstruasi dan mencapai puncaknya paling kuat sekitar 12 jam setelah mulai keluar darah menstruasi.
Kemudian, apabila nyeri semakin kuat karena adanya ketegangan psikologis misalnya stres pekerjaan, kuliah, atau masalah keluarga.

Kalau tiap mau mens minum obat anti nyeri terus menerus bahaya tidak ya ?
Obat anti nyeri termasuk kelompok zat kimia. Minum obat anti nyeri harus selalu dalam ukuran dan dosis yang terpantau tidak boleh sembarangan. Jenis obat analgesik atau obat anti nyeri bila dikonsumsi terus menerus secara “tidak aman tanpa resep dokter dan tidak sesuai dosis”, dapat  menggangu lapisan lambung, ginjal dan hati.
Bila seorang perempuan perlu mendapat pengobatan anti nyeri  dari dokter secara rutin pada saat menstruasi, maka tingkatan minum air putih untuk mengimbangi efek samping obat-obatan tersebut.

Lho apa hubungannya selaput dara dengan tidak mendapat menstruasi ya?
Begini, selaput dara pada perempuan secara alami terdapat sedikit celah untuk mengeluarkan darah haid. Apabila selaput dara ini buntu sama sekali maka darah menstruasi tidak bisa keluar. Keadaan ini disebut hematokolpos atau  hematometra. Yakni suatu keadaan dimana darah haid terkumpul dalam vagina akibat selaput dara yang buntu (himen imferporata) dan bisa juga karena penyumbatan lainnya ( Kapita selekta kedaruratan obstetri ginekologi;224 th 1994 ).
Sebagai bantuan agar darah tersebut bisa keluar maka dokter kandungan akan melakukan tindakan bedah sebagai bantuan untuk mengeluarkan darah  menstruasi yang tertahan, caranya dengan membuat celah pada selaput dara sebagai saluran keluarnya darah menstruasi.

Pada usia menjelang menopause kadang mens tidak teratur, apakah ini wajar ? 
Secara bertahap menjelang usia 45 - 55 tahun, fungsi alat kandungan mengalami penurunan. Terutama produksi sel telur. Masa-masa ini ada kalanya menjadi masa yang sedikit menggelisahkan. Pada kurun waktu menjelang menopause ini terjadi penurunan hormon estrogen.
Namun adapula perempuan yang merasa senang karena ada pertanda berhentinya menstruasi. Tak perlu repot-repot katanya. Usia 45 tahun ke atas ibu jangan kaget bila menstruasi mulai tidak teratur dan akhirnya berhenti sama sekali. 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar